Wagub Sulbar Enny Anggraeni Anwar (kedua kiri) dan Danrem 142/Tatag Sulbar Kolonel Inf. Taufiq Shobri (ketiga kanan), Mamuju, Jumat, 15 Desember 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Hari Juang Kartika atau Hari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) lahir dengan berbekal semangat dan militansi yang tinggi dari seluruh prajurit tanpa senjata serta teknologi yang canggih.

“Semangat dan tekad yang diperlihatkan para pejuang kita bersama dengan rakyat pada saat itu, telah  menggaungkan TNI AD dan NKRI ke seluruh penjuru dunia, masih tetap eksis dan kokoh sampai dengan titik darah penghabisan,” tandas Wakil Gubernur Sulbar (Wagub) Enny Anggraeni.

Wagub sampaikan itu saat menghadiri upacara peringatan Hari Juang Kartika ke-72 tahun 2017, dilaksanakan di Markas Komando Resort Militer 142 Taroada Tarogau (Makorem 142 Tatag), Jumat, 15 Desember 2017.

Sebagai salah satu pilar bangsa yang menopang tetap tegaknya NKRI, Enny berharap agar TNI AD senantiasa konsisten untuk memenuhi kewajibannya dalam menjaga kedaulatan Negara dan keutuhan wilayah NKRI, mengawal demokrasi secara profesional serta siap mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, tekhusus di Sulbar ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI yang senantiasa mendukung dan membantu program-program pemerintah, terkhusus di bidang infrastruktur jalan dan pertanian. Pemerintah Provinsi Sulbar, TNI dan Polri akan senantiasa bersinergi untuk menuju Sulbar yang Malaqbiq,” ucap Enny.

Danrem 142/Tatag Sulbar Kolonel Inf. Taufiq Shobri menyampaikan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat. “TNI AD dan rakyat memiliki hubungan profesionalitas dan biologis, dimana TNI AD dilahirkan dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” sebut Danrem 142/Tatag Sulbar.

Selaras dengan NAWACITA Presiden RI Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan mengutamakan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar serta sesuai dengan delapan wajib TNI.

Maka Taufiq Shobri mengatakan, TNI AD berkomitmen untuk membantu tugas-tugas pemerintah, serta meringankan kesulitan rakyat yang dilaksanakan melalui operasi militer selain perang (OMSP).

Pada tahun 2018, sambungnya Taufiq Shobri, merupakan tahun politik. Untuk itu, Ia mengingatkan para prajurit agar tidak terlibat dalam politik praktis, bahkan jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga. Maka diharapkan TNI harus bersikap netral.

“Saya tidak akan segan dan ragu untuk memberikan hukuman kepada prajurit TNI AD yang mencederai amanat reformasi ini,” tegas Taufiq Shobri.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan peninjauan posko pengobatan gratis, donor darah dan sunatan massal, pemberinan kunci rumah kepada salah satu warga rangas atas nama Baso.

Pemberian santunan dan bingkisan kepada prajurit Veteran dan Warakawuri serta dilanjutkan syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem 142/Tatag Sulbar Kolonel Inf. Taufiq Shobri.

Hadir pada kegiatan itu, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Pimpinan OPD lingkup Sulbar dan Mamuju, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharudin Djafar, Danlanal Mamuju Letkol Laut Siangka, Pejabat Utama Polda Sulbar, Kasrem 142/Tatag Letkol Inf. Priono, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 142 Tatag Camelia Palupi, Ketua Bhayangkari Polda Sulbar Asiyah Baharudin Djafar, Para Dandim wilayah Korem 142/Tatag, Pengurus FKPPI serta undangan lainnya.

MUHYIDDIN Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR