Bupati Mamuju Habsi Wahid (tengah, sedang mengayun bendera start) sedang meresmikan peluncuran perdana Bosowa Taksi di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulbar, Minggu, 8 Oktober 2017. (Foto: Humas Mamuju)

Nyaris ketika akhir pekan ini tiada agenda rutinitas formal, maka di layar handphone pintar Anda—bagi yang sedang mobile—datanglah kabar yang asyik, menyenangkan.

Hari ini, di kota Mamuju, Sulbar, Minggu, 8 Oktober 2017, telah diluncurkan pemakaian Taksi Bosowa.

Bupati Mamuju Habsi Wahid bilang, “Ingat download aplikasinya di GPS.”

Pengantar Redaksi

TRANSTIPO.com, Mamuju – Untuk mempermudah pelayanan angkutan umum, Bupati Mamuju Hasbi Wahid mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mendownload aplikasi Bosowa Taksi di Google Play Store (GPS).

Hal ini disampaikan Habsi Wahid saat acara peluncuran Bosowa Taksi yang berlangsung di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Minggu, 8 Oktober 2017. Peluncuran ini ditandai dengan prosesi pecah Kendi oleh Bupati Mamuju bersama Direktur Bosowa Taksi Suharnady, serta seluruh jajarannya.

Habsi sebut bahwa Pemkab Mamuju telah memberikan izin untuk pengoperasian taksi di kota Mamuju. Menurut Habsi, hal tersebut dilakukan untuk memastikan hadirnya kompetitor perusahaan taksi dengan pelayanan terstandarisasi dengan baik.

Disebutkan pula, Bosowa Taksi akan memberikan kemudahan dalam pelayanan pemesanan melalui aplikasi. Sehingga perusahaan lain itu bisa bersaing dengan sehat.

Karenanya, kata Habsi, kita berharap kehadiran Bosowa Taksi akan memacu pertumbuhan ekonomi dengan berbagai kepentingan, baik bagi wisatawan lokal dan interlokal dalam memperlancar aktifitasnya.

Ki-Ka: Dandim 1418 Mamuju Lektok ARH. Muh. Imran, Kasat Lantas Polres Mamuju, Bupati Habsi Wahid, Direktur Bosowa Taksi Suharnady, dan sejumlah pejabat lainnya berpose bersama seusai acara peluncuran Bosowa Taksi di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulbar, Minggu, 8 Oktober 2017. (Foto: Humas Mamuju)

“Saya mengajak kita semua untuk memanfaatkan taksi ini. Saya telah menyerahkan izin operasional kepada Bosowa Taksi, dan untuk tarifnya jika membuka pintu biayanya Rp. 6.000, lalu saat berjalan satu kilomter naik Rp. 5.000. Kalau kontrak 1 jam itu Rp. 50.000. Ini merupakan puncak acuan standar internasional,” jelas Bupati Mamuju Habsi Wahid di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Mingg, 8 Oktober.

Di acara tersebut, Suharnady, Direktur Bosowa Taksi menyampaikan bahwa kehadiran Bosowa Taksi di Bumi Manakarra bukan hanya mewarnai moda transportasi jenis taksi, tapi juga melayani kebutuhan trasportasi masyarakat Mamuju utamanya para pelancong yang datang di kota ini, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata.

“Tahap pertama Bosowa Taksi menurunkan armada sebanyak 10 unit taksi tipe Nissan Almera dan akan terus ditambah dalam waktu dekat. Saat ini sedang berada di tahap persiapan, khusunya menyakut SDM dan infrastruktur pendukung,” jelas Suharnady.

Sekedar diketahui, Layanan Bosowa Taksi bisa didapatkan dengan menyetop di jalan melalui pangkalan taksi/outlet, Publik Service Area seperti pelabuhan, perkantoran maupun pusat perbelanjaan dengan Call Center 24 Jam di Nomor Telepon (0426) 2322888.

LISA SARI DEWI Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR