Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2&KB) Provinsi Sulbar Darmawati Ansar, Mamuju, Selasa, 17 Oktober 2017. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2&KB) Provinsi Sulbar membentuk forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (PUSPA), berlagsung di d’Maleo Hotel & Convention, Jalan Yos Sudarso, Mamuju, Selasa, 17 Oktober 2017.

Pembentukan PUSPA Sulbar ini diharapkan mampu mewadahi dan menjembatani komunikasi, koordinasi maupun saling berbagi informasi, data, dan pembelajaran dalam perspektif pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Pada pembentukan forum ini, melibatkan sebanyak 40 peserta dari berbagai lembaga profesi, dunia usaha, media, organisasi keagamaan, dan organisasi kemasyarakatan yang nantinya akan menjadi pengurus PUSPA tersebut.

“Forum ini sebenarnya digagas oleh Deputi Partisipasi Masyarakat tahun 2016 kemarin. Tidak lain mempercepat terselenggaranya program pemerintah. Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri kesenjangan perekonomian kepada perempuan yang ada di Sulbar. Itu intinya di situ,” ucap Darmawati Ansar.

Kepala Dinas P3AP2&KB Sulbar ini mengatakan, setelah pembentukan PUSPA, langkah berikutnya akan ada pengukuhan pengurus dan selanjutnya melakukam aksi untuk sosialisasi PUSPA, serta membentuk forum PUSPA di enam kabupaten.

“Sekarang ini, kita sudah mengundang teman-teman dari lembaga sosial masyarakat, media, kalangan usaha, akademisi, pemerhati perempuan dan anak. Kita akan bahu-membahu bersinergi untuk melaksanakan forum PUSPA ini,” paparnya.

Dalam sambutannya, Darmawati menutup, “Pembentukannya baru kita gagas tahun ini. Teman-teman juga sudah membicarakan bagaimana alurnya nanti, divisi-divisi akan kita bentuk dan akan kita bekerja. Dan ini juga akan kita lanjutkan di enam kabupaten setelah provinsi rampung.”

ZULKIFLI

TINGGALKAN KOMENTAR