Salah seorang juru bicara sedang berteriak melalui megaphone ketika puluhan mahasiswa beberapa kelompok mahasiswa di Mamuju berdemo di depan Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 September 2016. (Foto: Andi Arwin)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Aliansi Pelajar dan Pemuda Sulawesi Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 September 2016.

Mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa ini terdiri dari beberapa gabungan kelompok mahasiswa di Mamuju yang dikomandoi Ilham, Ketua BEM STAI Al-Azhary. Mereka berharap pada KPK untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang ada di Sulbar.

Salah seorang juru bicara pendemo dalam orasinya menegaskan tidak akan pernah takut dengan kematian selama memperjuangkan rakyat dengan jalan mengungkap kasus korupsi di Negri ini.

“Kita tidak akan takut dengan kematian, data yang kita miliki saat ini akan kita antar ke gedung KPK,” kata salah seorang juru bicara yang bernama Zainuddin.

Menurut Zainuddin, dirinya adalah salah satu putra Sulbar yang kuliah di Jawa, tapi dia kembali ke kampung untuk demo. Dia mengaku satu hingga dua minggu ke depan akan ada ribuan mahasiswa datang di Sulbar untuk menuntut penyelesaian kasus korupsi.

Ilham, dalam orasinya mengatakan, “Kita akan minta kepada KPK untuk datang di Sulbar menyelesaiakan kasus-kasus korupsi.”

Mahasiswa ini berjanji akan kembali lagi melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar jika kasus-kasus korupsi yang ada di Sulbar itu tidak bisa diselesaikan.

ANDI ARWIN

TINGGALKAN KOMENTAR