Distrik Manager Sriwijaya Air Dimas Dwitriantoro (tengah, angkat jempol) bersama sejumlah pengusaha travel di Mamuju sedang ‘jumpa pers’ di Cafe Bangi Kopi, Mamuju, Selasa, 28 November 2017. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Setelah sebulan menunda penerbangan, Sriwijaya Air  kembali membuka penerbangan mulai 1 Desember 2017.

Terkait rencana penerbangan kembali ini disampaikan oleh Dimas Dwitriantoro saat melakukan pertemuan di Cafe Bangi Kopi, Jalan Yos Sudarso Mamuju.

Dalam ‘jumpa pers’ ini, hadir beberapa pengusaha travel dan wartawan di Mamuju, Selasa, 28 November 2017.

Saat itu, Dimas menuturkan, sebelumnya ada perubahan jadwal, kita hentikan sementara penerbangan. Dan setelah dievaluasi kita—Sriwijaya Air—akan terbang lagi.

Masih Dimas, salah satu alasan tempo hari (tak terbang, red), karena kami merasa  kota yang terhubung masih kurang banyak untuk koneksi penerbangan lanjutan.

“Sehingga setelah melakukan perbaikan mulai dari waktu penerbangan dan jaringan atau koneksi penerbangan ke kota-kota sudah bagus, Sriwijaya Air akan kembali membuka penerbangan pada 1 Desember, dengan jadwal penerbangan pukul 07.50 wita, setiap hari,” jelas Dimas.

Dengan perubahan jadwal atau waktu penerbangan dari pukul 10.50 ke pukul 07.50, jelas Dimas lagi, hal itu akan dapat menambah koneksi penerbangan lanjutan ke daerah-daerah lain.

Menurut Dimas, jenis pesawat yang akan melakukan penerbangan Mamuju-Makassar yakni Boeing  737 Series 500 dengan kapasitas 120 orang penumpang.

“Untuk harga pormosi sendiri berkisar Rp. 267.000, namum perlu kita ketahui bahwa itu sangat terbatas, dan harga normal itu berkisar Rp. 300.00 sampai Rp. 366.000,” jelas Dimas Dwitriantoro.

Dimas menutup, “Kelas yang kita buka untuk penumpang, bisnis dan ekonomi.”

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR