Anwar Adnan Saleh (AAS) di Desa Kabuloang, Kalukku, Mamuju, Sulbar, Minggu, 15 Oktober 2017. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pembangunan jalan Arteri Mamuju sepanjang 5 kilometer, mulai dari depan Kantor Gubernur Sulbar sampai ke Jalan Yus Sudarso, Mamuju, Sulbar.

Pembangunan selanjutnya akan sampai ke Pelabuhan Belang-belang, Kalukku, Mamuju. Kelanjutan pembangunan Jalan Arteri ini tinggal menunggu apresiasi Pemerintah Provinsi Sulbar, saat ini.

Tahap awal pembangunan Jalan Arteri ini diprakarsai oleh Anwar Adnan Saleh (AAS), Gubernur Sulbar 2006-2016.

Pembangunan Jalan Arteri juga masuk dalam daftar buku biru. Buku biru dimaksud adalah daftar proyek maupun bantuan teknis yang dinilai layak oleh Bappenas untuk dibiayai dengan pinjaman/hibah luar negeri, termasuk kredit ekspor luar negeri oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Jalan Arteri itu tidak datang begitu saja. Kita desain dari bawah kemudian kita presentasikan di Kementerian PU dan Bappenas. Dan, akhirnya sepanjang 102 km ini sudah masuk dalam buku biru Bappenas,” jelas AAS kepada sejumlah wartawan di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Minggu, 15 Oktober 2017.

AAS lanjutkan, “Artinya pemimpin Sulbar harus memperjuangkan supaya ini berlanjut, mulai dari Tappalang Barat sampai ke Pelabuhan Belang-belang,” harap AAS.

Sater terdengar, pembangunan Jalan Arteri tahap kedua sulit dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar saat ini. “Pemerintah saat ini kesulitan mencari anggaran untuk melanjutkan pembangunan jalan itu,” begitu kabar itu menyeruak di publik.

Perihal kabar-kabar itu, ketika dikonfirmasi AAS jelaskan, “Saya kira karena ini sudah menjadi komitmen awal, tergantung bagaimana kita mendesak pemerintah di tengah-tengah situasi keuangan negara kita yang bukan sulit tapi tidak sesuai yang diharapkan. Tapi tetap pak Jokowi (Presiden RI, red) pada saat saya melaporkan berakhirnya masa jabatan saya, bahwa apa yang sudah dimulai kita akan lanjutkan.”

ZULKIFLI

TINGGALKAN KOMENTAR