Ketua Bawaslu Sulawesi Barat Sulfan Sulo bersama Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Barat menggelar diskusi publik bersama Anggota Bawaslu RI Dr. Ratna Dewi Pettalolo, Mamuju, Rabu, 5 September 2018.

Hadir Ketua Bawaslu Sulawesi Barat Sulfan Sulo, Anggota Bawaslu Fitrinela Patonangi, para awak media, lembaga kemasyarakatan, dan beberapa utusan organisasi kemahasiswaan.

Sulfan Sulo mengatakan, diskusi yang kita laksanakan hari ini bagaimana penguatan demokrasi ke depan tetap diletakkan pada substansi penegakan hukum.

“Kita harus bergerak bukan hanya yang sifatnya prosedural saja tapi bagaima kita bergerak ke arah yang substansi dalam menegakkan keadilan pemilu, memberikan hak politik bukan hanya kepada peserta pemilu, tapi juga kepada pemilih,” terang Sulfan Sulo.

Ratna Dewi Pettalolo, Anggota Bawaslu RI mengatakan, tanggung jawab untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas bukan semata mata menjadi tanggung jawab penyelenggara, baik itu KPU maupun Bawaslu tapi kita semua sebagai pemegang kedaulatan rakyat.

“Untuk mewujudkan pemilu yang baik itu menjadi tanggung jawab kita semua sebagai pemegang kedaulatan rakyat. Karena pemilu itu adalah wujud konkrit bagaimana kita mengimplementasikan hak kedaulatan rakyat itu sendiri,” terang Ratna Dewi Pettalolo.

Dari kesadaran itulah yang mendorong bawaslu melakukan perubahan tagline: “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

Kata Ratna Dewi, alasan kami mengedepankan rakyat sebagai garda terdepan untuk melakukan pengawasan pemilu, karena sebenarnya substansi atau esensi dari pemilu itu kan pengawasan oleh rakyat, dimana rakyat diberikan hak untuk bisa kembali melakukan evaluasi.

“Pemilu ini adalah sebuah media evaluasi kepemimpinan nasional dan media evalusia terhadap pejabat sebagai pemegang amanah yang sudah kita serahkan 5 tahun sebelumnya,” ujarnya.

Masyarakat, ujarnya, harus punya barometer atau penilaian terhadap pejabat yang diberikan amanah 5 tahun sebelumnya untuk dimilih kembali, dimana semua itu untuk kemajuan pemerintahan yang lebih baik ke depan.

“Tantangan pemilu ke depan sangat berat. Untuk itu kami berharap semua elemen masyarakat dapat bersama-sama Bawaslu mengawasi jalannya tahapan pemilu,” ujar Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH, MH.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR