Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulbar Darno Majid. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gempa bumi telah berlangsung beberapa hari di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Gempa terkini terjadi pada Selasa, 6 November 2018, dinihari sekitar pukul 02.35 WITA, gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulbar, dengan kekuatan 5,5 magnetudo.

Gempa ini juga terasa di Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene, dan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pemerintah Provinsi Sulbar dalam hal ini melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar Darno Majid berbicara kepada media pada Selasa pagi, 6 November 2018, di ruang kerjanya di Mamuju terkait gempa bumi yang terjadi di Mamasa, Sulbar.

“Saya menghimbau seluruh masyarakat Sulawesi Barat untuk tidak panik namun tetap waspada,” kata Darno Majid.

Ia jelaskan, sesuai laporan yang masuk ke kami dari BPBD Mamasa, gempa yang memiliki kekuatan 5,5 magnitudo berada di lokasi 2.93 lintang selatan atau 12 km tenggara Mamasa pada kedalaman 10 km.

“Gempa di Mamasa itu membuat satu rumah mengalami kerusakan namum hal tersebut belum diketahui secara pasti apakah rumah tersebut rusak karena getaran gempa atau struktur bagunannya memang sudah rapuh,” terang Darno.

Pasca terakhir, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemeritah Kabupaten Mamasa.

“Kondisi Mamasa saat ini masih stabil dan masih aman pasca gempa. Kami naik ke Mamasa jika Pemerintah Kabupaten Mamasa meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulbar untuk ikut membantu,” ucap Darno.

Pesan Darno, agar masyarakat tidak terlalu meninggalkan tempat tinggalnya, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut jika melihat kondisi rumah dalam keadaan sepi.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR