Bupati Mamuju Habsi Wahid (depan) bertindak selaku Inspektur Upacara memeringati Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Kamis, 17 Agustus 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Memeringati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017, Bupati Mamuju Habsi Wahid mengingatkan agar tanggung jawab dalam fase mengisi kemerdekaan saat ini Indonesia harus kerja bersama.

“Ibarat sapu lidi yang tak akan berarti jika tak diikat dalam satu simpul kebersamaan,” kata Habsi Wahid di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Kamis, 17 Agustus 2017. tandas Habsi Wahid.

Pria kelahiran Mamuju 30 April 1958 ini menekankan pentingnya kebersamaan untuk mempertahankan sekaligus mengisi kemerdekaan agar tak terjadi disintegrasi di era kemajuan teknologi informasi saat sekarang.

Tak cukup jika hanya tanggungjawab pemerintah. Selain itu, kata Habsi, disintegrasi bangsa juga dipengaruhi tingkat kesenjangan sosial karena semakin tipis kesenjangan maka tentu akan semakin meminimalisir terjadinya perpecahan.

Olehnya itu, Bupati Mamuju tekankan agar secara nasional maupun di tingkat lokal perlu perencanaan pembangunan yang berkeadilan.

Mewujudkan hal itu, masih Habsi Wahid, Pemkab Mamuju telah menggenjot sejumlah program yang menekankan keseimbangan dengan pertumbuhan, pemerataan yang berkelanjutan dengan pendekatan visi Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah.

“Saat ini tengah berjalan on the track, terbukti dari capaian indikator makro pertumbuhan ekonomi telah mencapai 7,91 persen. Demikian halnya indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai indikator peningkatan kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat capaian di tahun 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yakni 65,09 persen menjadi 65,65 persen,” urai Habsi.

Untuk angka harapan hidup, jelasHabsi Wahid, tahun 2016 berada pada kisaran 66,51 persen, sebelumnya hanya sekitar 66,37 persen. Peningkatan usia harapan hidup ini disebabkan tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik. Demikian halnya angka kemiskinan berhasil ditekan sampai pada angka 6,48 persen pada tahun 2016.

“Pembangunan SDM yang cerdas secara spritual kita telah mendorong pembangunan TPA-TPA di seluruh kecamatan dan desa,” kata Habsi Wahid.

LISA SARI DEWI/HUMAS PEMKAB MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR