Foto: Arisman

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an yang dilaksanlan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dibuka pada Minggu malam, 28 April 2019.

Kegiatan ini di ikuti dari enam kabupaten di Sulawesi Barat dengan jumlah peserta 150 orang, dari empat cabang lomba, yaitu Tilawatil Qur’an, Hafzil Qur’an, Tafsir Al Qur’an dan Musabaqah Al Hadis.

Dalam sambutan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulbar Muhmad Idris DP megatakan pelaksaan ini dimulai tanggal 28 April sampai 01 Mei 2019 mendatang, dimana pesertanya dari enam kabupaten di Sulbar yang berjumlah 150 orang.

Lebih lanjut lagi, saat diwawncarai usai pembukaan ketua LPTQ  Sulbat  Muhammad Idris DP mengatakan penyelenggaraan ini rutin akan dilaksanakan dengan tujuan Sulbar mempunyai delegasi kuat untuk berlomba secara nasional.

“Selaku ketua LPTQ Sulbar saya meminta kepada peserta tidak hanya mencari bahwa dalam perlombaan ini kita harus juara, namum bagaiman kita berusaha sebaik mungkin mudah-mudahan mendapat juara,” Ungkap Muhammad Idris DP.

Masih Idris kita juga memang ingin mendirikan literasi Al qur’an yang baik dan kita siarkan  ini sebagai perintah agama, sekaligus bisa memberikan kemamfaatan yang kuat misalnya para penghafal al qur’an selain mereka menghafal, bagus juga jika dia menjadi iman dan kita mau rencanakan sebanyak mungkin mesjid yang di isi oleh para Tahfiz yang memang secara kebetulan tidak cukup biaya tetapnya dan tentuanya inilah yang kita akan biayai.

“Kita ingin membagun literasi Al qur’an  yang baik termasuk didalamnya penghafal hadits, dan inilah yang akan kita perjuangkan mudah mudahan kita dapat mendapatkan  qar- qari terbait seperti Hafiz terbaik dan para penghafat hadits,” jelas Muhammad Idris DP.

Muhammad Idris juga mengatakan jika ke depan mereka punya obsesi bahwa Sulbar ke depan paling tidak bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan STQH tingkat Nasional dan itu kita akan mereka perjaungkan nanti di Pontianak.

“Para pengurus LPTQ  baik pengurus Provinsi maupun Kabupaten memiliki target untuk 2021 mendatang bisa menjadi kanidat tuan tumah sebagai penyelenggara STQH tingkat nasionla,” tutup Muhammad Idris DP.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR