Munandar: Tiga Falsafah di PUS Perlu Dipelihara

415
Sekda Sulbar Ismail Zainuddin membuka Kongres II IPMAPUS Sulbar di Baruga Hotel Srikandi, Mamuju, Selasa, 6 Desember 2016. (Foto: Andi Arwin)

Amirullah terpilih jadi ketua dalam Kongres II IPMAPUS Sulbar. “Saya akan mengembalikan jalur IPMAPUS sesuai hakekat kehadirannya,” begitu salah satu untaian Amir dalam sekali obrolan dengan laman ini.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Kongres II Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulbar telah berakhir. Amirullah terpilih sebagai Ketua IPMAPUS. Amir—sapaan mahasiswa asal Kecamatan Mambi ini—akan memimpin IPMAPUS hingga 2018.

Pada pembukaan kongres organisasi daerah yang berpusat di Mamuju ini dihadiri oleh Sekda Sulbar Ismail Zainuddin, mewakili Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Anwar ketika itu, 6 Desember 2016, sedang berada di Istana Negara, Jakarta, untuk menerima DIPA Sulbar 2017 dari Presiden RI Joko Widodo.

Kongres II kali ini mengambil tema: Menguatkan Silaturrahmi Pa’pituan di Bumi Malaqbi. Acara ini berlangsung di Baruga Hotel Srikandi, Mamuju, Selasa, 6 Desember 2016.

Tak kurang dua ratusan mahasiswa yang hadir beserta undangan. Sejumlah OKP dan lembaga kemahasiswaan yang berbasis di Mamuju hadir. Seperti, KNPI, PMII, HMI, GMNI, dan juga sejulah pejabat.

Ketua Harian KKB PUS Indonesia Munandar Wijaya Ramlan juga hadir dan beri sambutan. Munandar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulbar banyak beri motivasi kepada pelajar dan mahasiswa yang berasal dari pegunungan Sulbar ini.

Di awal sambutannya, Munandar memuji IPMAPUS ini. “Kehadiran sejumlah lembaga lainnya adalah bukti bahwa sinergitas lembaga ini tumbuh di luar. Dia eksis dan mampu menggalang kerjasama yang baik. Ini yang membanggakan saya,” puji Munandar.

Munandar juga menekankan, bahwa lembaga ini lahir dari kandungan Pitu Ulunna Salu, maka sudah barang tentu lembaga ini menjaga 3 falsafah dari PUS. Apa itu?

Sipakainga’ (saling mengingatkan). Sipakatau (saling menghargai sesama). Sipakasalle (saling mendorong ke jalan yang benar dan saling mendukung menuju kemajuan yang lebih baik),” urai politisi muda yang cemerlang dari Partai Gerindra Sulbar ini.

Kelompok kesenian musik bambu dari Pokkang, Mamuju, hadir menghibur Kongres II IPMAPUS Mamuju. (Foto: Andi Arwin)
Kelompok kesenian musik bambu dari Pokkang, Mamuju, hadir menghibur Kongres II IPMAPUS Mamuju. (Foto: Andi Arwin)

Menurut Munandar Wijaya, 3 falsafah ini perlu kita jaga baik-baik. “Saya tak lupa beri apresiasi kepada Moh. Naim Samad dan Muhammad Said, terkhusus kepada Maman Suryaman yang telah mengantar lembaga ini hingga bisa eksis hari ini, dan tentu ke depan.

Oleh Ismail Zainuddin, meski sambutannya terbilang singkat, tapi satu hal yang menggembirakan sebab calon Penjabat Gubernur Sulbar ini menjaminkan satu hal: “Insya Allah pembangunan asrama mahasiswa IPMAPUS akan dilanjutkan. Tahun 2017 akan ditambahkan anggaran pembangunnya,” kata Ismail yang kini masih Sekda Sulbar.

Dalam sambutan Muhammad Said dan M. Naim Samad, kedua ‘alumni’ Ketua IPMAPUS ini menekankan pada prinsip dasar komunal PUS, yakni Mesa Kada Dipotuho Pantang Kada Dipomate.

ANDI ARWIN

TINGGALKAN KOMENTAR