Rapat penetapan harga TBS di Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu, 7 Maret 2018. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Harga buah sawit di bula Maret ini naik lagi. Indeks “K” bulan ini menjadi 79.00 persen dengan harga tandang buah segara (TBS) sebesar Rp. 1.437,04.

Harga ini diputuskan oleh tim penetapan harga TBS dalam sebuah rapat yang digelar di ruang rapat Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Sulawesi Barat, Mamuju, Rabu siang, 7 Maret 2018.

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Penetapan HargaTBS, Abdul Waris Bestari. Ia didampingi sejumlah tim lainnya.

Seusai rapat, kepada media Abdul Waris Bestari mengatakan, jika dibandingan harga TBS bulan lalu, di Maret ini—kita ambil dari 3 data perusahaan yang masuk—maka harga TBS  mengalami kenaikan sebesar  Rp. 67.06 atau harga TBS Rp. 1.437.04.

Kata Waris, harga sawit bulan ini mengalami kenaikan dikarenakan harga CPO dunia juga mengalami kenaikann, termasuk karnel dan inti sawit juga mengalami kenaikan.

Ke depan, sebut Waris, kita harapkan dengan adanya Permentan Nomor 1/2018, di mana di dalamnya sudah memasukan cangkang sawit.

“Kita akan konsultasi ke pusat apakah cangkang ini bisa dimasukkan sebagai data tambahan dalam penentuan harga TBS atau tidak. Dan, membutuhkan SK gubernur,” kata Abd. Waris Bestari.

Di ujung, Waris sebut, harga TBS itu terpatau ke lapangan oleh keenam tim sebelum ditetapkan harga.

“Perusahaan tidak main-main dalam menentukan harga sendiri di luar kesepakatan tim,” tutup Abd. Waris Bestari.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR