Longsor di Kecamatan Malunda, Majene, diperkirakan terjadi pada pukul 17:30 wita, Minggu sore, 9 Oktober 2016. (Foto: Mashura)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Berbekal informasi di grup WhatsApp Mitra Humas Polda Sulbar, tulisan ini dibuat. Sang pengirim informasi itu adalah Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura—mungkin sedang melintas di lokasi—dan Yudi Mantiri.

Data mengalir di grup WA itu mulai pukul 19:41 wita hingga pukul 21;30 wita. Dari data itulah, bahan tulisan ini dipersembahkan untuk Pembaca yang Budiman.

“Telah terjadi longsor di Dusun Batulotong, Desa Sulai, Malunda’, Majene, tepatnya di jalan  poros Majene–Mamuju atau persisnya di kilometer 86/85 Kecamatan Malunda’. Tebal longsoran diperkirakan 10 meter, panjang longsoran 25 meter. Tanah longsor ini diperkirakan terjadi pada pukul 17:30 wita, Minggu sore, 9 Oktober 2016,” tulis AKBD Mashura alias Bunda.

Menurut Bunda, yang dibutuhkan saat ini adalah alat berat untuk membersihkan bongkahan tanah dan pohon kayu besar yang menutup badan jalan. Hingga saat ini belum ada korban jiwa. Alhamdulillah.

Masih data Bunda di WA itu. Ada 6 titik longsoran. 4 tiang listrik tumbang sehingga mengakibatkan mati lampu. Saat ini antrian kendaraan dari arah Malunda’ ke Makassar sepanjang 1 kilometer, dan dari arah Makassar ke Malunda’ tak bisa diperkirakan sebab kami tak bisa menjangkau ke sana karena terhalang longsor besar.

Menurut Bunda Mashura, “Polres Majene telah mengambil langkah-langkah. Memblokir jalan sebelum lokasi longsor, mendatangkan 3 unit alat berat ekskavator milik kontraktor setempat dan wiloder milik PU, dan sudah dalam pekerjaan pembersihan jalan. Polsek Sendana dan Pamboang sedang melakukan patroli dan sosialisasi dengan tak membiarkan pengguna jalan melintas yang mengarah ke Mamuju sebab sedang dilakukan pembersihan jalan. Berkoordinasi dengan Camat Malunda’ agar membuat posko bencana longsor selama musim hujan.”

“Ini sementara proses pengerjaan pembersihan bekas longsoran yang dikawal pihak kepolisian. Saat ini pihak kepolisian dari Polres Majene yang dipimpin oleh Kasat Sabhara dan kerjasama dengan pasukan dari Kodim 1401 Majene,” tulis Yudi Mantiri dalam grup WA Mitra Humas Polda.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR