FGD KPU Mamuju tentang pemutakhiran data pemilih pada Pemilu 2019, Mamuju, Selasa, 7 Agustus 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dalam rangka mencocokkan data pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang pemutakhiran data pemilih pada Pemilu 2019 di d’Maleo Hotel and Convention, Mamuju, Senin, 6 Agustus 2018.

Hadir Ketua KPU Kabupaten Mamuju Hamdan Dangkang bersama dua anggota komisioner KPU lainnya, Ahmad Amran Nur dan Asriani, Panwas Mamuju, dan Panitia Pemilihan Kecamaran (PPK) se-Kabupaten Mamuju.

Dari pihak eksekutif hadir Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkab Mamuju, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mamuju, dan camat se-Kabupaten Mamuju.

Dalam sambutannya, Hamdan Dangkang mengatakan, FGD ini dilaksanalan karena kami menginginkan data pemilih di Pemilu 2019 akurat dan terpercaya.

Nantinya, menurut Hamdan, tidak ada lagi cela hukum yang bisa dimanfaatkan oleh peserta pemilu menyoal dan sengkenta perihal data pemilih.

“Semoga dengan FGD kita menemukan solusi terkait data pemilih 2019, sehingga data yang kita tetapkan lebih terpercaya dan akurat,” ungkap Hamdan.

Menurutnya, saat ini kami masih lakukan pekerjaan terkait data pemilih yang masih tersisa sekitar 12 ribu pemilih kategori AC atau pemilih potensi yang memiliki KTP-el.

Data inilah, sebut Hamdan, yang kami genjot bersama Disdukcapil Mamuju agar data pemilih ini tidak tercoret dari daftar pemilih tetap untuk ditetapkan pada tanggal 16 – 21 Agustus 2018.

“Melalui FDG ini kami juga inginkan masukan dari stekholder agar warga yang belum terdata itu bisa diakomodir, dan kami harap juga kepada PPK menyampaikan kepada PPS agar mendatangi kembali warga yang belum memiliki KTP elektronik,” terang Hamdan.

Hamdan mengatakan, ini kita lakukan karena syarat memilih pada 17 April 2019 nanti harus terdaftar dalam data pemilih. Dalam daftar pemilih, syarat yang pertama adalah warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP elekttonik atau surat keterangan.

“Sekali lagi kami berharap melalui forum ini, kami mengingikan masukan dan saran terkait pemutakhiran data sehingha pada bata akhir masyarakat yang belum terdafatar dapat terakomodir,” harap Hamdan.

Di akhir sambutannya, Hamdan mengatakan jika pada saat penetapan pemilih tetap diumumkan dan masih ada masyarakat yang belum terdaftar, maka kami akan buka kembali daftar pemilih tambahan (DPTB) mulai Oktober 2018 sampai Maret 2019.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR