Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Barat DR. Suhardi Duka sedang diwawancara sejumlah wartawan di Mamuju, Sabtu, 16 September 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

Kini SDK telah move on—‘lupakan kekalahan masa lalu’.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sulawesi Barat sedang melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Sabtu, 16 September 2017.

Pengurus organisasi Pemuda Pancasila Sulawesi Barat ini ternyata bulat menunjuk satu nama untuk tetap jadi ketua. Nama dimaksud adalah SDK.

Jadi, dengan terpilihnya secara aklamasi maka SDK kembali memimpin organisasi ini untuk lima tahun ke depan atau periode tahun 2017-2022.

Ketua Panitia Muswil ke-3 Pemuda Pancasila Sulawesi Barat Basit mengatakan, sesungguhnya panitia penjaringan telah membuka ruang bagi siapa saja yang berkeinginan mencalonkan diri jadi Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Barat.

Ditambahkan Basit, syarat pencalonan jadi calon ketua tentu berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) organisasi.

“Tapi hingga hari terakhir batas waktu yang ditentukan, tak satu pun calon ketua yang mendaftar. Malahan seluruh anggota dan pengurus masih inginkan DR. Suhardi Duka pimpin organisasi yang telah berdiri sebelum masa Orde Baru ini,” kata Basit.

Mendengar semua itu, SDK menyahutinya.

“Sesungguhnya saat ini adalah masa yang tepat untuk melakukan regenerasi dengan mencari kader muda yang lebih progresif dan memiliki masa depan yang lebih baik. Namun atas desakan seluruh pengurus maka saya mengambil sikap untuk kembali memimpin organisasi ini,” jelas SDK.

Sekadar diketahui, mantan Bupati Mamuju 10 tahun ini telah memimpin Pemuda Pancasila Sulawesi Barat selama 10 tahun.

“Kita di Pemuda Pancasila selalu berpegang pada motto ‘sekali layar terkembang surut kita berpantang’. Jadi kalau semua menginginkan saya kembali menjabat sebagai ketua maka tidak ada kata tidak saya harus siap,” tegas SDK.

Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP Fredrik Battong bersama tujuh pengurus pusat lainnya hadir pada Muswil PP Sulawesi Barat ini.

Fredrik Battong memuji SDK dengan mengatakan, “Terima kasih kepada SDK yang selama ini telah membangun dan membesarkan organisasi Pemuda Pancasila di Sulawesi Barat. Saya berharap kepengurusan baru yang akan dipercayakan kembali kepada SDK, akan semakin menguatkan panji-panji Pemuda Pancasila di Sulawesi Barat.”

Ketika beri sambutan, SDK sempat menyinggung kekalahannya pada Pilgub Sulawesi Barat lalu.

SDK akui bahwa masih ada aroma kesedihan—yang juga berdampak pada Pemuda Pancasila—akibat kegagalan pada pesta demokrasi Februari lalu.

Namun, pesan SDK, walau begitu kita, dan seluruh kader Pemuda Pacasila, kembali bangkit dan siap mewarnai dan mengawal pembangunan, terlebih mengawal tegaknya ideologi Pancasila di tanah Mandar.

Tampak sulit memang memisahkan dinamika politik praktis, Pilgub 2017 misalnya, antara posisi SDK secara pribadi yang maju sebagai Calon Guberur Sulawesi barat lalu dengan posisinya selaku Ketua MPW PP Sulawesi Barat.

Disadari memang bahwa PP tidak berorientasi pada politik, dan tidak diarahkan ke sana. Namun, SDK akui dinamika politik yang bergerak begitu dinamis itu, secara tidak langsung pula, PP tentu dipersepsi beri sepak terjang pada dirinya.

“Meski kita kalah di satu sudut namun kita tidak boleh kalah di sudut lain. Dan, hari ini saya pastikan kita sudah move on dan siap bekerjasama dengan siapa saja untuk mengawal pembangunan dan menegakkan panji idiologi Pancasila di tanah Sulawesi barat,” jelas Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat ini yang disambut tepuk tangan menggema para kader organisasi yang dipimpinnya ini.

Selamat buat SDK. Dan, dampak dari masa-masa move on-nya itu dinanti.

LISA SARI DEWI Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR