Kapolda Sulawesi Barat Drs. Brigjen Pol. Baharuddin Djafar, M.Si. (Foto: Net.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Ia tiba di Bandar Udara Tampak Padang, Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis siang. Bersama rombongan tentunya.

Ia datang bukan lagi sebagai tamu. Ia telah resmi jadi ‘penghuni’ baru di tanah malaqbiq, Sulawesi Barat, sebab kini ia telah resmi sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat.

Nama lengkapnya—dalam jajaran Kepolisian Republik Indonesia—Drs. Brigjen Pol. Baharudin Djafar, M.Si. Lelaki kelahiran Ujungpandang, Sulawesi Selatan, 23 Januari 1963, ini adalah seorang perwira tinggi Polri.

Sebelum diberi amanah sebagai Kapolda Sulawesi Barat, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1986 ini terakhir menduduki jabatan sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri—ditetapkan pada 12 Desember 2016.

Kini, atau sejak kamis siang, 13 Desember 2017, kemarin, pemilik ilmu spesifikasi dalam unit intel di Polri ini telah berada di Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat.

Kedatangannya disambut banyak orang penting di provinsi ini: dari gubernur hingga bupati, tentu pula jajaran Polda Sulawesi Barat dan jajaran Polres, dan tampak pula segelintir pengusaha daerah.

Setibanya di Mamuju, Brigjen Pol. Baharudin Djafar—dan rombongan kecilnya—mendatangi Masjid Raya Suada, Mamuju, untuk melaksanakan ibadah wajib: sholat zhuhur secara berjamaah.

Masih di Kamis siang, ketika Kapolda yang baru ini—untuk kali pertama—memasuki Kantor Polda Sulawesi Barat, para kuli tinta dan pewarta informasi sudah barang tentu hendak mengerubunginya dan memotretnya secara dekat, pula hendak mendengar komentarnya dari sosoknya secara langsung.

Tapi apa gerangan, sejumlah personil polisi di daerah ini tak beri ruang ‘terbuka bebas’ kepada wartawan. Bahkan, ada pihak wartawan yang beroleh perlakuan tak sewajarnya dari oknum aparat itu.

Gerak cepat Kabid Humas Polda Sulawesi Barat Hj. Mashura bisa ‘mencairkan’ suasana. Bunda—sapaan wartawan di Mamuju kepada polisi wanita senior ini—undang wartawan untuk bertatap muka dengan Kapolda baru itu.

Dalam pertemuan itu, dengan kebesaran hati Brigjen Pol Baharudin Djafar minta maaf kepada wartawan—khususnya pihak yang beroleh “gunjingan” tak senonoh itu—atas apa yang telah dilakukan oleh anggotanya barusan.

“Sebagai Kapolda yang baru menjabat, saya minta maaf atas perilaku yang dilakukan anggota saya,” kata Brigjen Pol. Baharudin Djafar di Mapolda Sulawesi Barat, Kamis siang, 14 September, kemarin.

Baharudin Djafar juga bilang, telah perintahkan Kabid Propam Polda Sulawesi Barat untuk telisik siapa itu anggota kepolisian yang berucap seperti itu, dan kepadanya akan dihadapkan dalam sidang etik Polda.

Kebesaran jiwa Baharudin Djafar mencerminkan beliau sebagai figur pemimpin yang baik.

Selamat datang Kapolda Sulawesi Barat yang baru. Semoga semua kerja berjalan dalam filosofi malaqbiq.

RISMAN SAPUTRA/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR