KRI Tongkol 813 sandar di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mamuju pada Selasa, 26 Juni 2018. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dalam rangka menjaga keamanan wilayah laut Selat Makassar, Kapal KRI Tongkol 813 melakukan patroli sekaligus menyempatkan sandar di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mamuju pada Selasa, 26 Juni 2018.

Mayor Laut P. Avif adalah komandan Kapal KRI Tongkol 813. Ia didampingi sejumlah rombongan.

Di Mamuju, rombongan ‘pengatung lautan’ ini disambut hangat oleh Letkol Laut (KH) Siangka, komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mamuju.

Kepada sejumlah wartawan—yang telah menunggunya untuk liputan—di Mako Lanal Mamuju, Mayor Laut P. Avif megatakan, tugas KRI Tongkol 813 adalah melakukan operasi keamanan laut di bawah gugus keamanan laut dari keamanan  armada dua.

“Kita memiliki tugas menjaga keamanan Selat Makssar atau Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dari tindak pidana seperti illegal mining, illegal fishing dan illegal logging, serta pengamanan terhadap kapal-kapal yang melewati selat Maksaar atau ALKI II,” terang Mayor Avif.

Avif juga mengatakan, KRI Tongkol 813 sandar di Lanal Mamuju, selain karena Lanal Mamuju memiliki tugas sebagai pelaksana pendukung, kita ingin melakukan  pemantapan teknis anggota yang sudah lama di laut. Kemudian pengisian bahan bakar dan kelengkapan bahan lainnya, terutama bahan makanan dan minuman.

“Kapal Patroli KRI Tongkol 813 bertolak dari Balikpapan keToli-Toli, dan kemudian sandar di Pelabuhan Lanal Mamuju, diperkirakan sampai besok setelah kelengkapan kami sudah siap,” ucap Mayor Laut P. Avif.

Berapa kapasitas muat di KRI Tongkol 813?

“Kapasitasnya sekitar 40 sampai 50 anggota yang bisa ikut di kapal. Kapal Patroli KRI Tongkol memiliki kecepatan 25 Not,” tutup Mayor Avif.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR