Wakil Bupati Mamuju Irwan Satya Putra Pababari (kiri) menyalami peserta Jambore Literasi Mamuju 2017, Desa Bambu, Mamuju, Jumat, 25 Agustus 2017. (Foto: Humas)

Membaca membuka mata hati.

Membaca menerangi dunia.

Membaca membunuh prasangka.

TRANSTIPO.Com, Mamuju – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Mamuju yang kerjasama dengan Karang Taruna Mamuju dan Perhimpunan Pelajar Mahasiswa Mamuju menyelenggarakan kegiatan Jambore Literasi Kabupaten Mamuju Tahun 2017.

Jambore ini dilaksanakan di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, berlangsung selama empat hari, dari 24 – 27 Agustus 2017. Kegiatan jambore ini dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari.

“Sahabat yang baik mengawal masa depan adalah buku. buku merupakan jendela ilmu pengetahuan. Kebiasaan membaca harus dimulai sejak dinia, atau paling tidak sejak di SD, SMP dan SMA, dan seterusnya,” kata Irwan SP Pababari dalam sambutannya.

Beruntung, aku Irwan Satya Putra Pababari, saat kuliah dulu rajin membaca, maka kedengarannya baik saat berbicara di tempat ini.

Apalagi, katanya, jika adik-adik yang ada saat ini jadikan membaca sebagai budaya. “Makanya hari ini kita bina, bangun, anjurkan bersahabat dengan buku, Insya Allah yakin dan percaya ke depan Anda akan jauh lebih bagus daripada kami ini,” terang Irwan.

Agar para siswa rajin membaca, Irwan Pababari punya tips. “Adik-adik sekalian mulailah membaca sedikit demi sedikit, seperti koran, majalah, buku-buku tipis dan setelah itu mulailah membaca buku-buku yang agak tebal. Terkadang memang membaca itu serasa pekerjaan yang gampang, tapi nyatanya sulit dilakukan,” aku Irwan, jujur.

Foto bersama Peserta Jambore Literasi Mamuju 2017 dengan Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, Mamuju, Jumat, 25 Agustus 2017. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Mamuju. (Foto: Humas)

Kepala Dinas Dispusip Mamuju Haeruddin Rahim dalam sambutannya mengatakan, di perpustakaan Kabupaten Mamuju telah memiliki kendaraan keliling untuk memberikan pelayanan baca kepada masyarakat Mamuju.

“Ketika mobil perpustakan keliling ini berada di sekitar Anda, manfaatkan dengan baik. Di mobil perpustakaan itu ada berbagai macam jenis buku—untuk mahasiswa, pelajar, karang taruna, bahkan buku untuk kegiatan Ibu-Ibu PKK juga ada,” jelas Haeruddin Rahim.

Sementara, Ketua Karang Taruna Ikhwan Wahid mengatakan, kegiatan ini wajib untuk kita laksanakan agar generasi kita hari ini dan di masa yang akan datang gemar mebaca.

“Dengan membaca akan mengantarkan bangsa kita lebih maju dan generasi kita menjadi generasi yang cemerlang,” kata Ikhwan Wahid, mantan aktivis PMII.

Peserta yang ikut pada Jambore Literasi 2017 ini sebanyak 250 orang. SLTA 200 orang dan mahasiswa 50 orang. Peserta SLTA berasal dari SMA, SMK dan MAN kota Mamuju. Sementara mahasiswa berasal dari Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman) Polman.

SYAIFUDDIN/HUMAS PEMKAB MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR