Jalinan ‘Dua Tangan’ Kapolres dan Wartawan

393
Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar Budi Aditiyawan (kanan) menyambut jalinan silaturahmi dengan sejumlah wartawan di Mamuju. Silaturahmi dan diskusi ini berlangsung di Warkop 89 Mamuju, Rabu, 24 Agustus 2016. (Foto: Risman)

TRANSTIPO.com, Mamuju Sebuah kebiasaan yang lumrah manakala pimpinan sebuah lembaga besar menyisakan waktu khusus untuk menjalin silaturahmi. Polres Mamuju yang kini dipimpin sosok yang baru, wajar jika jalinan silaturahmi dibangun kepada pelbagai pihak. Kalangan pers adalah salah satunya.

Untuk menjalin hubungan yang harmonis antara wartawan dan polisi, maka Kapolres Mamuju AKBP Sonny Mahar Budi Aditiyawan berinisiatif mengundang wartawan yang ada di Mamuju untuk silaturahmi dan dialog – diselingi makan dan minum. Pertemuan ini berlangsung di Warkop 89 Mamuju, Rabu, 24 Agustus 2016.

Dalam pertemuan ini, Kapolres Sonny Mahar Budi yang belum lama ini bertugas di Mamuju menggantikan rekannya Eko Wagiyanto, beri pujian pada wartawan. Menurut Sonny, wartawan selaku penyedia informasi telah membantu masyarakat, termasuk pihak kepolisian dalam hal akses informasi yang telah diberitakan.

“Saya bangga kepada wartawan yang sedia setiap saat dalam memberikan pemberitaan untuk publik. Media itu, adalah salah satu pilar dalam bangunan demokrasi, di dunia ini,” kata mantan Kapolres Majene ini kepada dua lusinan wartawan di salah satu warkop besar di kota Mamuju.

Harapan Sonny Mahar Budi kepada sejumlah wartawan, ketika menulis berita yang contentnya sangat sensitif semisal, isu agama, budaya, ras, dan golongan-golongan, agar sebisa mungkin menulis kata dan kalimat yang lembut. Maksudnya, kalimat yang tak mengandung hasutan untuk tidak memancing konflik.

“Jika kalimatnya keras, itu akan berpotensi terjadinya konflik,” kunci Sonny.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR