Bupati Mamuju Habsi Wahid (kedua kiri) dan Jamil Barambangi (kedua kanan) hadir beri sambutan saat pelantikan pengurus baru Hipermaju di Hotel Berkah, Mamuju, Minggu, 26 Maret 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju (HIPERMAJU) periode kepengurusan tahun 2016–2018 telah melakukan pelantikan pengurus organisasi yang berlangung di Ballroom Hotel Berkah Mamuju, Minggu, 26 Maret 2017.

Ketua Hipermaju yang baru dilantik, Syariful Aklam mengatakan, terima kasih kepada Pemkab Mamuju semoga ke depan sinergitas antara pemerintah serta mahasiswa akan terjalin dengan baik.

“Bukan tidak mungkin kami selaku pelajar tentu kami tidak seutuhnya pro terhadap program pemerintah, tapi Hipermaju akan hadir sebagai penyeimbang dan mendukung program pemerintah yang tetap pro rakyat,” kata Syariful Ajlam.

Bupati Mamuju Habsi Wahid, yang melantik pengurus baru Hipermaju, menginginkan agar Hipermaju menjadi organisasi yang sesungguhnya. Hipermaju adalah kader pemimpin masa depan, meski hanya mendapatkan sebagian jati dirinya, ke depan Hipermaju bisa seutuhnya menjadi organisasi sosial masyarakat dan juga kemahasiswaan untuk kepengurusan di era baru dan peran Hipermaju jadikan organisasi ini sebagai mitra pemerintah.

“Kami juga menyadari sebagai pemerintah siapa tau ada visi misi kami yang melenceng dari itu, sebagai mahasiswa sejatinya bisa menjadi sosial kontrol dan beri kritik sekeras apapun terhadap kami demi kepentingan rakyat. Semoga dengan terbentuknya pengurus baru bisa menjadikan Hipermaju lebih baik dan menjadi tempat kader-kader pemimpin masa depan,” kata Habsi Wahid.

Bupati Mamuju Habsi Wahid (kiri) sedang melantik pengurus baru Hipermaju di Hotel Berkah, Mamuju, Minggu, 26 Maret 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

Jamil Barambangi selaku Dewan Penasehat Hipermaju, mengingatkan bahwa Hipermaju sebagai kumpulan pemuda dan mahasiswa sebagai sosial kontrol pemerintah harus memiliki kontribusi terhadap pemerintah, bukan hanya mengkritik dan mendemo tanpa memberikan solusi.

Kita semua, kata Jamil, adalah masyarakat Mamuju harus memberikan kontribusi dengan cara apapun demi perbaikan daerah karena jika pemerintah berhasil kita semua berhasil, jika pemerintah gagal kita juga ikut gagal.

“Jangan hanya datang membawa proposal tetapi membawa kontribusi, ide atau gagasan yang dapat disampaikan kepada Pemerintah,” tutup Jamil.

LISA SARI DEWI/HUMAS MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR