Bupati Mamuju Habsi Wahid ketika sedang memimpn rapat di ruang kerjanya, Rabu, 29 Maret 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pada Rabu, 29 Maret 2017, Bupati Mamuju Habsi Wahid sedang pimpin rapat di ruang kerjanya. Bahasan di rapat itu adalah seputar program gerakan Mamuju Mapaccing—sebuah program baru yang dicanangkan Bupati Habsi sejak ia memimpin secara resmi kabupaten yang berfalsafah Manakarra ini.

“Nantinya akan dibentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dimulai dari kelurahan,” kata Habsi dalam rapat itu. Bupati Mamuju untuk kali pertama ini menjelaskan kepada sejumlah lurah di Mamuju bahwa penilaian kinerja terletak pada kebersihan.

“Jadi kalau ini tidak berjalan dengan baik jangan salahkan saya jika memberikan sanksi karena tidak menjalankan tugas dengan baik dan tidak bisa bekerja. Jadi kebersihan ini saya jadikan satu penilaian, kalau perlu nilainya 50% terhadap Lurah yang tidak mampu bekerja,” tegas Habsi Wahid.

Di samping itu, Habsi juga turunkan kepada Dinas Kebersihan Pemkab Mamuju. “Kalau bisa Satpol PP juga ikut terlibat dalam proses kebersihan, misalnya mengawal petugas kebersihan dalam mejalankan tugasnya dan akan ada Handy Talky (HT) yang akan digunakan oleh lurah sebagai alat koordinasi ke Dinas Kebersihan Mamuju,” kunci Habsi.

LISA SARI DEWI/HUMAS PEMKAB MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR