Bupati Mamuju Habsi Wahid (kiri) sedang menyerahkan santuan Asuransi Jasindo kepada kedua keluarga nelayan di Mamuju yang telah tiada. Penyerahan ini dilakukan di ruang kerja Bupati Mamuju, Jumat, 17 Maret 2017. (Foto: Lisa Sari Dewi)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Asuransi sebesar 320 Juta melalui PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) telah diserahkan untuk dua keluarga nelayan. Penyerahan ini diberikan oleh Bupati Mamuju Habsi Wahid di ruang kerja bupati, Jumat, 17 Maret 2017.

PT Jasindo adalah mitra Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang memang memiliki program asuransi bagi 1 juta nelayan di Indonesia. Di Mamuju, dua nelayan: Burhan (50 tahun), warga Tawaro, Desa Bonda, Papalang, dan Amir (51 tahun) dari Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju beroleh asuransi sebab telah meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Kedua keluarga korban ini kemudian menerima klaim asuransi sebab memang ia memenuhi syarat. Dulu, keduanya aktif melakukan penangkapan ikan di laut atau dengan profesi sebagai nelayan.

Keluarga Burhan menerima santunan sebesar Rp 160 juta dan keluarga Amir juga menerima santunan Rp 160 juta. Ketika Habsi Wahid serahkan santunan ini kepada keduanya, turut disaksikan masing-masing: perwakilan PT Jasindo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju Lukman Sanusi, dan kedua keluarga korban (ahli waris).

Usai penyerahan itu, Habsi Wahid bilang, “Ini bentuk apresiasi pemerintah kepada seluruh nelayan yang ada di nusantara. Nelayan itu pekerjaan yang luar biasa perjuangannya. Olehnya itu, santunan berupa Asuransi Jasindo kepada setiap nelayan semoga menjadi motivasi kepada para nelayan lainnya untuk tak ragu atau takut melaksanakan kegiatan melaut. Negara memberikan perlindungan kepada nelayan.”

Habsi juga sampaikan, “Saya berharap untuk kedua keluarga korban agar bisa bersabar dan bentuk santunan yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk keluarga. Terima kasih kepada pemerintah pusat dan atas kerjasamanya bersama PT. Asuransi Jasindo yang ikut memberikan bantuan atau jaminan berupa asuransi kepada masyarakat kami. Hari ini (Jumat, 17 Maret, red) telah memperlihatkan satu bukti bahwa inilah bentuk kerja sama antara pemerintah dengan Asuransi Jasindo.”

Dalam acara itu juga, Bupati Habsi beri arahan kepada Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju. “Ada baiknya nelayan di Mamuju dibuatkan kartu nelayan, bukan hanya jaminan Jasindo  saja. Kartu anggota itu nantinya bisa dijadikan dasar kalau mereka benar-benar nelayan. Untuk Jasindo juga bisa pastikan bahwa nelayan ini memang fokus kerjannya sehari-hari itu sebagai nelayan,” tutup Habsi Wahid.

LISA SARI DEWI/HUMAS MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR