Sesaat sebelum pembukaan Musda ke-3 Pemuda Panca Marga Sulbar di Grand Hotel Mutiara, Mamuju, Sabtu, 21 Januari 2017. Yang tampak pada gambar adalah dua pemuda Sulbar, Anwar (kanan) dan Ashari Rauf sebagai pengurus Pemuda Panca Marga. (Foto: Zulkifli)

Yang di kanan, Anhar. Yang di tengah namanya Ashari Rauf. Keduanya suka berorganisasi, sembari serius jadi pekerja Pers. Dari bajunya, kini ia memakai kemeja organisasi Pemuda Panca Marga.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Bertempat di Hotel Grand Mutiara Mamuju, pada Sabtu, 21 Januari 2017, organisasi Pemuda Panca Marga Sulbar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-III.

Diawali oleh sambutan Ketua Pengurus Daerah Sulbar Firman Juang. Ia bicara di hadapan para pengurus, tamu undangan dan sejumlah Pejuang Veteran Indonesia.

“Semoga kami sebagai penerus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan menuju bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa yang lain di dunia,” sebut Firman Juang dalam sambutannya.

Firman mengakui, Pemuda Panca Marga yang mewarisi semangat juang oleh para Veteran sudah pasti memiliki semengat juang yang tinggi dalam menjaga ketahanan NKRI meski di zaman sekarang telah berada dalam konteks yang berbeda.

“Pemuda Panca Marga Sulbar hadir menjadi salah satu aset Sulbar yang siap berkolaborasi di berbagai sektor pembangunan. Sebagai anak cucu Veteran, sudah pasti kami mewarisi jiwa-jiwa semangat para orang tua dan para pendahulu, meskipun semangat juang itu dalam konteks yang berbeda di zaman yang berbeda pula. Anak-anak Pemuda Panca Marga dibekali oleh jiwa militansi untuk mempertahankan NKRI. Hari ini, Pemuda Panca Marga, termasuk pengurus daerah, paling tidak mempunyai intelektualitas dengan mampu menyelesaikan persoalan dari meja perundingan,” jelas Firman Juang.

Sekjen Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Saharuddin Arsyad dalam sambutannya mengatakan, sebagai organisasi kepemudaan yang merupakan wadah menghimpun putra-putri keturunan Veteran Republik Indonesia, kepengurusan Panca Marga pada semua tingkatan harus mampu memelihara semangat juang yang mengakar.

“Sebagai pewaris sekaligus penerus pergerakan perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia, bertekad untuk terus mengawal kelanjutan perjuangan para pendiri bangsa. Mereka—pendahulu kita—dengan susah payah berkorban secara tulus, mengerahkan segala kemampuan terbaik mereka untuk membangun serta mempertahankan bangsa ini atas jati diri bangsa sendiri,” urai Saharuddin Arsyad.

Musda ke-3 Pemuda Panca Marga Sulbar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya, Asisten Tata Praja Pemprov Sulbar Nur Alam Tahir dan Danrem 142/Tatag. Keduanya beri sambutan saat acara pembukaan Musda.

Bersambung. Baca tulisan: Firman Juang Pompa Semangat Juang Pemuda Panca Marga Sulbar

ZULKIFLI

TINGGALKAN KOMENTAR