Markus Uda, Kabid Bidang Distribusi BPS Sulbar (Tengah) saat menyampaikan bahan siaran pers di Kantor BPS Sulbar, Jalan Martadinata Mamuju, Kamis, 1 Februari 2018. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Berdasarkan rilis berita yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, hasil survei dari 83 kota di Indonesia pada bulan Januari 2018, Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,50 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Distribusi BPS Sulbar, Markus Uda saat menggelar jumpa pers di Kantor BPS Sulawesi Barat, Jalan Martadinata  Nomor 10 Mmauju, pukul 12.00 Wita, Kamis, 1 Februari 2018.

Data BPS Sulbar menunjukkan bahwa hasil survei harga konsumen dari 82 kota di Indonesia bulan Januari 2018, terdapat 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota yang mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi berada di Bandar Lampung yakni 1,42 pesen dengan indeks harga konsumen (IHK)133,17 persen dan terendah di Kota Tangerang yaitu 0,04 persen.

“Mamuju yang mengalamii inflasi 0,50 persen bulan Januari 2018, menempati urutan ke 54 dari 79 kota yang mengalami inflasi,” katanya.

Markus Uda menyambung, jika inflasi di Mamuju dipengaruhi peningkatan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1, 80 Persen, kelompok bahan makanan jadi minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,28 persren.

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,10 persen. Kelompok sandang 0,04 persen, dan kelompok pendidikan, olah raga, dan rekreasi sebesar 0,01 persen.

Menurut Markus Uda, dari keenam kelompok pengeluaran yang mempengaruhi inflasi di Mamuju, di mana ada satu kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,10 persen.

“Tingkat perubahan indeks tahun kelender Januari 2018 inflasi sebesar 0,50 persen, sedangkan jika dilihat dari perubahan indeks tahun ke tahun, Januari 2018 ke Januari 2017, inflasinya sebesar 3,70 persen,” tutup Markus Uda.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR