Kepala Bapenda Mamuju Rakhmat Tahir. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kabupaten Mamuju mengelar training of trainer (TOT) sensus pajak dan restribusi daerah di d’Maleo Hotel and Convention Mamuju, Senin, 7 Mei 2018.

Hadir Kepala Bapenda Mamuju Rakhmat Tahir, peserta aparat desa dari 7 kecamatan di Kabupaten Mamuju.

Diwawancara, Rakhmat Thahir mengatakan bahwa kegiatan yang kami lakulan ini bertujuan menambah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Mamuju.

Kita ketahui, sebut Rakhmat, ketika kita gagal meraih WTP, itu berdampak pada pendapatan kita sebab banyak anggaran yang berkurang.

“Dengan training ini yang diikut aparat desa dan kelurahan, diharapkan dapat memperbaiki data terkait Pajak Bumi dan Bagunan (PBB) dengan menggunakan server aplikasi berbasis android yang digunakan dalam menyesuaikan data pajak dan potensi pajak yang ada di desa,” jelas Rakhmat.

Dengan adanya data yang lengkap dari Desa, diharapka tunggakan Pajak dari PBB dimana sekarang sudah mencapai 15 Miliar  itu dapat terbayarkan untuk menambah pendapatan daerah kita

“Untuk menambah pendapatan daerah, kami sudah mendorong ke DPRD Mamuju untuk dibuatkan Perda Pajak tentang penghasilan sarang burung walet dan Perda Pajak Parkir,” jelasnya.

Harapan kami, kata Rakhmat, kepada peserta dapat belajar dengan serius terutama penggunaaan server berbasis android sehingga mereka benar-benar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mengumpulkan data Pajak, PBB yang masih.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR