Anwar Adnan Saleh melayani wawancara wartawan di sekitar bundaran jalan arteri Mamuju, Kamis malam, 26 Oktober 2017. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sejak dioperasikan satu pekan lalu, air mancur jalan arteri selalu ramai oleh pengunjung, di malam hari. Air mancur ini menyemburkan air beragam warna.

Antusiasme warga datang di bundaran arteri itu, ada yang berfoto atau sekadar duduk menikmati suasana yang indah itu.

Kemarin, atau di Kamis malam, 26 Oktobe 2017, Anwar Adnan Saleh—mantan Gubernur Sulbar yang gagas jalan arteri dan bundaran dengan air mancur itu—datang ke bundaran itu bersama istrinya, Hj Enny Anggaraeni Anwar—Wakil Gubernur Sulbar saat ini.

Tak sedikit warga yang mengerubungi keduanya. Mereka minta foto bersama keduanya. Kepada wartawan, Anwar Adnan Saleh (AAS) berpesan agar ikon baru di Mamuju ini dijaga.

“Saya harap warga yang datang dapat menjaga kebersihan dan keamanan tempat ini agar dapat dinikmati dalam waktu lama. Tempat ini menjadi wisata bagi warga,” kata AAS.

Menurut AAS, jalan arteri ini dirancang sejak 2013. Karena itu, ia berharap, Pemprov Sulbar berjuang agar pembangunannya dilanjutkan. Memang, rencana awalnya jalan arteri ini akan sampai ke Bandara Tampa Padang, Kalukku, Mamuju.

“Pemprov Sulbar harus memperjuangkan itu sebab dalam visi misinya berjanji akan melanjutkan pembagunan di Sulbar, termasuk jalan ateri in,” sebut AAS.

AAS maklumi jika anggaran pembangunan jalan arteri tak terakomodir di tahun 2018. “Semoga dianggarkan di tahun 2019,” harap AAS.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Wagub Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar. “Kita akan perjuangkan anggaran jalan arteri diakomodir di tahun 2018, sekalian anggaran penyelesaian pembebasan lahannya,” harap Enny Anggraeni Anwar.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR