Salah satu Cawagub Sulbar Hj. Enny Anggraeny Anwar saat orasi di Mamuju, Minggu, 8 Januari 2017. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Jika Cagub-Cawagub Sulbar Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeny (ABM-Enny) memenangkan Pilgub Sulbar 2017, maka menurut aktifis muda NU Sulbar Muhammad Arif adalah kemenangan nasionalis, pluralis, dan Islam Kebangsaan.

Dan, kata Arif, inilah modal awal bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar yang baru untuk membangun dan menyejahterakan warga Sulbar.

“Komposisi partai pengusung dan pendukung ABM-Enny di koalisi Maju Malaqbiq adalah komposisi nasionalis, pluralis dan Islam kebangsaan. Ada Gerindra, PDI-P, PKB, PAN, Nasdem, PPP, dan Perindo,” kata Muhammad Arif saat diminta pendapatnya oleh awak media, Senin, 16 Januari 2017.

Kampanye terbatas yang akan dihelat di lapangan Pasangkayu, Mamuju Utara, Selasa, 17 Januari 2017, merupakan momentum bagi ABM-Enny untuk menegaskan komitmen mereka tersebut.

Peta demografi Mamuju Utara yang menjadi miniatur Indonesia mini di Sulbar yang dikenal dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya, sangat selaras dengan visi pasangan pemilik nomor urut tiga ini.

“Iya betul sekali. Sedari awal komitmen kami di koalisi Maju Malaqbiq untuk menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengawal Pancasila sebagai Dasar Negara,” kata ABM kepada awak media di Mamuju, sesaat sebelum bertolak ke Pasangkayu, Mamuju Utara, Senin siang tadi.

Kata ABM, jika dirinya diamanahi menjadi Gubernur Sulbar, sejumlah kebijakan yang dibuatnya akan senantiasa menjadikan keberagaman sebagai pijakan dasarnya.

MUHAMMAD ARIF Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR