Sepasang kekasih yang diduga akan mengedarkan narkoba jenis shabu ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Mamasa di Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Kamis malam, 25 Januari 2017. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Sepasang kekasih yang berinisial I (laki-laki, 29 tahun) dan M (perempuan, 30 tahun). Keduanya mengaku berasal dari Polman. Mereka ditangkap di Mamasa saat hendak mengantar barang haram jenis shabu, Rabu malam, 25 Januari 2017.

“Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan, sesuai informasi dari orang yang kami percaya bahwa ada barang narkoba jenis shabu yang akan dibawa ke Mamasa.

Pengintaiannya kami sejak Kamis siang hingga malam, terus kami kembangkan. Tepat pukul 22.30 wita (Kamis) di jalan poros Polewali-Mamasa di Kecamatan Sumarorong, kami temukan tersangka lalu dilakukan penggeledahan. Tersangka ditangkap saat sedang menunggu oknum yang telah memesan barang haram tersebut,” urai Kepala Satuan Narkoba Polres Mamasa AKP Yan Kasmaryanto saat ditemui pada Kamis, 26 Januari 2017.

Lanjut Yan menjelaskan, dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa narkoba jenis shabu seberat 1,78 gram yang dibawa dengan menggunakan sepeda motor merek Honda type Beat.

Kedua pelaku tersebut kemudian dibawa ke Polres Mamasa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya—sesuai pengakuan yang bersangkutan—barang haram tersebut akan diedar di Sumarorong.

Namun saat pelaku diperiksa, kata Yan, pelaku menghilangkan jejak oleh orang yang memesan narkoba jenis shabu tersebut sehingga pemesan tidak sempat diketahui identitasnya.

“Pada saat digeledah, termasuk handphonenya diperiksa, tidak ditemukan siapa pemesan barang tersebut,” kata Yan Kasmaryanto.

Masih Yan, kedua pelaku tersebut masih sedang dalam pemeriksaan berupa mengorek sejumlah keterangan. Pelaku yang berinisial M belum bisa dijadikan tersangka karena pelaku yang berinisial M mengatakan dirinya tidak tahu apa-apa. Ia juga mengaku tidak mengetahui jika kekasihnya, I, yang membawa barang haram jenis shabu tersebut.

Namun, Menurut Yan, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apakah dia terlibat sebagai kurir, pengedar atau pemakai nanti hasil pemeriksaan laboratorium yang tentukan. Tapi untuk pelaku I sudah jadi tersangka karena ada BB yang ditemukan. Selain sebagai kurir, I juga terindikasi sebagai pemakai.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR