Komunitas Pencinta Alam (KPA Quarles Mamasa) lakukan penanaman 3.000 pohon di sekitar wilayah kota Mamasa, Senin, 28 November 2016. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dalam rangka memperingati hari menanam yang jatuh pada Senin, 28 November 2016, Komunitas Pencinta Alam (KPA Quarles Mamasa) lakukan penanaman 3.000 pohon di sekitar wilayah kota Mamasa, termasuk di area bantaran sungai Mamasa.

Penanaman tersebut dimulai dari Bamba Buntu, Depan Aula GTM, Jalan Poros Mamasa hingga Rambusaratu’ dan sekitar pinggir jalan wilayah Tatoa, Mamasa.

Kegiatan ini direspon baik oleh  Camat Mamasa Kain Lotong Sembe dan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Kabupaten Mamasa Hermin Lullulangi’. Kedua pejabat ini turut hadir dan melepas para peserta di Lapangan Sepak Bola Mamasa.

Bukan hanya anggota KPA Quarles yang turut ambil bagian dalam penanaman pohon, tapi juga melibatkan organisasi kepemudaan lainya seperti, Siswa Pencinta Alam (Sispala) dan Palang Merah Remaja (PMR).

Camat Mamasa Kain Lotong Sembe, dalam sambutanya mengungkapkan Bahwa kegiatan ini  perlu diapresiasi dan didukung, sebab hal yang dilakukan oleh anak-anak pencinta alam adalah hal yang sangat positif, yang memang bangkit dari kesadarannya untuk mencintai lingkungan.

Sementara Hermin Lullulangi Mengatakan, “Apa yang dilakukan oleh anak-anak pencinta alam sangatlah positif, apalagi dalam kondisi sekarang, masih  ada anak-anak muda yang perhatian dan mencintai lingkungan,” kata Hermin.

Selain itu, Hermin juga berharap, ke depan semoga apa yang dilakukan  anak-anak pencinta alam dapat membawa perubahan ke depan, termasuk mencegah terjadinya banjir.

Ketua Umum KPA Quarles Mamasa Julpri kepada transtipo.com menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kecintaan kita terhadap alam serta lingkungan di sekitar kita. Pohon merupakan salah satu ciptaan TUHAN yang dapat menyelamatkan bumi dari pemanasan global, dan juga dapat mencega terjadinya banjir.

“Kegiatan ini kita dorong untuk mengajak semua pihak menyadari akan pentingnya menjaga dan memelihara alam demi untuk masa depan kita,” kata Julpri.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR