Longsor kembali terjadi di Mamasa, tepatnya di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, pada Kamis dini hari, 17 Agustus 2017. (Foto: Frendi Christian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bencana alam kembali terjadi di Kabupaten Mamasa. Bencana tanah longsor itu melanda Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, pada Kamis dinihari, 17 Agustus 2017.

Akibat longsor itu, jalur jalan bagi warga di dua desa yakni Desa Buntubuda dan Desa Mambulilling terputus total.

Tak hanya itu. Bak penampungan air bersih milik PDAM Kabupaten Mamasa yang ada di Desa Buntubuda terancam tergerus akibat longsor itu.

Menurut salah seorang warga yang bermukim di lokasi kejadian, Yuriantho mengatakan, diperkirakan longsor terjadi sekitar jam 4 subuh, Kamis 17 Agustus.

Penyebabnya, kata Yuriantho, hujan deras yang terus turun sejak beberapa hari lalu.

“Saat longsoran terjadi terdengar suara dentuman keras sehingga mengagetkan sejumlah warga yang bermukim di sekitar tempat kejadian,” kata Yuriantho saat dikonfirmasi beberapa waktu setelah kejadian itu.

Akibat longsor tersebut, dua warga di desa dimaksud di atas teracam terisolasi lantaran rumah mereka terancam tertimbun ‘reruntuhan’ tanah dari gunung. Tapi beruntung sebab kejadian ini tak ada korban jiwa.

Sejak berita ini ditulis longsoran masih terus terjadi. Warga desa lebih memilih menjauh dari lokasi ‘musibah alam’ itu.

FRENDI CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR