Keluarga Harapan di Mamasa Terima Bantuan Tahap Keempat

238

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dinas Soial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten (Sosnakertrans) Pemkab Mamasa salurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Bupati Mamasa Ramlan Badawi di Lapangan Tennis Mamasa, Selasa, 13 Desemer 2016.

Penyaluran tersebut merupakan bantuan sosial PKH tahap ke-4 tahun 2016 yang disalurkan kepada masyarakat miskin di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Mamasa, Kecamatan Tandukkalua, Kecamatan Tawalian, dan Kecamatan Sesenapadang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Mamasa dan peserta PKH. Dalam sambutannya, Kadis Sosnakertrans Mamasa Hermin Lullulangi menyampaikan, PKH merupakan bantuan uang tunai kepada keluarga sangat miskin berdasarkan syarat dan ketentuan yang ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya.

Menurut Hermin, program tersebut lebih dikenal dengan program bantuan tunai bersyarat. Adapun syarat yang dimaksud menurut Hermin ialah keluarga yang sangat miskin dengan memenuhi 1 komponen, di antaranya, ibu hamil/nifas, memiliki anak balita, memiliki anak prasekolah, anak SD,  SMP,  SMA, orang tua lanjut usia (70 ke atas), dan penyandang cacat berat.

Selain itu, Hermin juga mengatakan sangat diharapkan PKH tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga yang sangat miskin dalam jangka pendek dan memutus rantai kemiskinan dalam jangka panjang.

“Meskipun PKH termasuk program jangka panjang, namun kepesertaan keluarga harapan sifatnya tidak permanen karena kepesertaan penerima bantuan keluarga harapan selama 6 tahun, atau selama mereka masih memenuhi persyaratan yang ditentukan. Apabila tidak ada lagi persyaratan yang mengikat maka mereka harus keluar secara alami. Untuk keluarga peserta PKH yang tidak keluar alamiah setelah 6 tahun, diharapkan terjadi perubahan perilaku terhadap peserta PKH dalam bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan status social,” jelas Hermin.

Hermin melanjutkan, berkat permintaan Pemkab Mamasa melalui Dinsosnakertrans kepada pemerintah pusat, akhirnya tahun 2013 PKH mulai masuk di Kabupaten Mamasa dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 1.045 KK dengan jumlah bantuan sebesar Rp. 856.250.000 yang tersebar di 6 kecamatan, yakni Mamasa, Mambi, Bambang, Pana, Aralle dan Tabang.

Pada tahun 2014 bertambah sebanyak 633 KK yang tersebar di 5 kecamatan, yaitu: Tandukkalua, Timur, Sesenapadang, Tabulahan dan Buntu Melangka’ dengan total bantuan sebanyak Rp. 2.764.891.000. Jumlah dana ini untuk 11 kecamatan.

Hal itu dapat diterima atas kerja keras Bupati Mamasa dalam menyiapkan dana sharing sebagai syarat untuk menerima bantuan PKH dari pusat itu.

Masih menurut Hermin, tahun 2015 bertambah lagi 4 kecamatan, dan untuk tahun 2016 sebanyak 17 kecamatan sudah menerima manfaat program PKH.

“Hal ini merupakan kerja keras bupati yang selalu mendampingi dalam penyediaan dana sharing sehingga untuk 2017 sudah ada 5.712 KK yang akan mendatat bantuan PKH dengan total dana sebanyak Rp. 8.732.417.750.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR