Bupati Mamasa Ramlan Badawi (tengah) saat beri sambutan dalam workshop persiapan pemilihan kepala desa di Mamasa, Kamis, 2 Maret 2017. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dalam rangka pemilihan kepala desa yang akan digelar secara serentak pada April mendatang sangat diharapkan panitia pemilihan harus berkualitas dan Objektif. Hal itu disampaikan Bupati Mamasa Ramlan Badawi saat menghadiri workshop pelaksanaan tugas pokok dan fungsi panitia pemilihan kades lingkup Pemkab Mamasa, Kamis, 2 Maret 2017.

Menurut Ramlan, pada pemilihan kades tahun ini akan diikuti sekitar 90 desa yang ada di Kabupaten Mamasa. Maka sangat dibutuhkan kepanitiaan yang representatif, berkualitas dan betul-betul obyektif sehingga diadakan workshop dengan tujuan untuk membekali panitia agar mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan mengerti aturan-aturan yang ada.

“Ada beberapa panitia yang dibentuk dalam pilkades tersebut, diantaranya, panitia kabupaten, panitia kecamatan dan panitia tingkat desa. Panitia merupakan penyelenggara dan jika tidak dilaksanakan dengan baik maka hasilnya pun tidak akan baik. Namun jika dilaksanakan sesuai dengan aturan maka akan berjalan sesuai aturan, sehingga sangat diharapkan agar panitia yang dipercayakan agar netral dan objektif,” kata Ramlan.

Selain itu, ia juga menghimbau agar calon kepala desa untuk tidak menggunakan ijazah palsu. Hal ini menjadi salah satu tufoksi panitia terkait penggunaan ijazah palsu. Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) oleh kepolisian sudah dikeluarkan.

“Saya yakin semua yang lolos tidak ada lagi yang menggunakan ijazah palsu karena masyarakat sangat ketakutan tentang aspal (asli atau palsu),” tutup Ramlan.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR