Wakil Bupati Mamasa, Bongga Langi’, sedang menjadi inspektur upacara pada peringatakan Hardiknas, Mamasa, Jumat, 28 April 2017. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa gelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Mamasa Bongga Langi, kepala OPD Pemkab Mamasa, dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang datang dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa.

Wakil Bupati Mamasa Bongga Langi, dalam sambutannya minta kepada semua guru-guru untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Didik para siswa untuk berprestasi di bidang pendidikan, karena keberhasilan para siswa itu sangat banyak ditentukan oleh kinerja guru di masing-masing sekolah,” pesan Wakil Bupati Mamasa yang sekaligus membuka seluruh rangkaian kegiatan dalam peringatan Hardiknas kali ini, Jumat, 28 April 2018.

Pesan Bongga Langi berikutnya, “Saya titipkan juga kepada para pengawas, para kepala sekolah untuk tetap berlomba dalam meraih kesuksesan di sekolah masing-masing demi mencapai kesuksesan untuk Kabupaten Mamasa ke depan.”

Bongga Langi menambahkan, “Kesuksesan para guru untuk memberikan ilmu kepada muridnya adalah sebuah pahala yang tak terhitung nilainya. Mereka adalah generasi penerus dan aset Kabupaten Mamasa ke depan.”

“Sekali lagi kami harapkan kepada semua guru yang ada di Kabupaten Mamasa, marilah kita budayakan Malu ketika tak melaksanakan tugas dengan baik. Marilah kita budayakan Malu ketika sepanjang hari tak ada proses belajar mengajar di sekolah masing-masing,” tegasnya.

Dinas pendidikan dan kebudayaan dalam rangka menyambut Hardiknas tahun ini, pihaknya telah banyak melakukan kegiatan yang dimulai sejak 15 April lalu. Di antaranya, lomba 7K meliputi: kebersihan, kenyamanan, keindahan, kerindangan, ketertiban, keamanan, dan kesehatan.

“Kami sudah bentuk tim untuk penilaian 7K dan sudah berjalan mulai tanggal 15 April lalu, dan akan diumumkan pada puncak Hardiknas tanggal 2 Mei mendatang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Mamasa Muh. Syukur.

Selain itu, masih kata Syukur, dinas yang dipimpinnya itu juga melaksanakan kegiatan olimpiade sebagai rangkaian peringatan Hardiknas. Misalnya, Olimpiade Sains, Olimpiade O2SN, dan FL2SN. “Ini tak lain untuk meningkatkan prestasi siswa-siswi di sekolah masing-masing,” kata Syukur.

Diknasbus Mamasa juga akan adakan lomba Seruling Bambu. Musik kolosan yang tradisional khas Mamasa ini pernah raih Rekor MURI. Dan Pemkab Mamasa kali ini hendak mempertahankannya.

“Untuk tetap mempertahankan Rekor MURI yang telah diraih Kabupaten Mamasa, kita harus garap dari sekolah, yaitu Musik Bambu karena ini adalah icon kita yang cukup tinggi nilainya. Karena itu kita akan lakukan perlombaan dari tingkat SD, SMP, dan juga guru-gurunya,” jelas Muh. Syukur kepada laman ini.

Dalam perbincangan ini, Syukur menutup dengan mengatakan, “Kita harap beberapa hari ke depan atau mulai Jumat hingga 2 Mei nanti, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali.”

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR