Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin (tengah) sedang memimpin pertemuan di ruang kerja Seprov Sulbar di Simboro, Mamuju, Rabu, 1 Februari 2017. Rapat ini membahas rencana Deklarasi Damai Sulbar dalam rangka menghadapi Pilgub Sulbar 2017. (Foto: Farid)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Jelang Pilgub Sulbar 2017 yang akan dilaksanakan 15 Februari 2017, Pemprov Sulbar merencanakan menggelar Deklarasi Damai yang disertai dengan silaturrahim Tokoh Hadat dari Pitu Ulunna Sulu PUS) dan Raja-Raja dari Pitu Ba’bana Binanga (PBB) di Sulbar.

Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung pada Ahad, 5 Februari 2017 di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju.

Hal tersebut disepakati pada pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekprov Sulbar, Rabu, 1 Februari 2017, dipimpin langsung oleh Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin.

Ismail Zainuddin menyampaikan, di abad ini, sejarah Pitu Ulunna Salu dan Pitu Ba’bana Binanga di Sulbar tidak pernah diulas dan diungkapkan ke permukaan.

“Sudah saatnya mengangkat sejarah yang ada di Sulbar. Sejarah Pitu Ulunna Salu dan Pitu Ba’bana Binanga tidak pernah diulas dan diungkapkan kepermukaan,” tandasnya.

Ditambahkan, pada kegiatan nantinya akan disuguhkan hiburan musik bambu, parade busana pakaian Adat serta makan malam bersama. Ismail sampaikan, pagelaran Adat tidak ada maksud dan tujuan tertentu. Hanya, acara tambahan dan selingan untuk menghibur para undangan serta pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulbar.

“Paslon yang diundang harus menggunakan pakaian Adat, tidak ada yang menggunakan baju dari kelompoknya,” kata Ismail Zainuddin.

Selain pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, direncanakan mengundang bupati se-Sulbar, tokoh-tokoh masyarakat Sulbar, 14 Hadat dan Raja-Raja di Sulbar, Forum Koordinasi Unsur Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta instansi vertikal dan SKPD Pemprov Sulbar.

HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR