Para wisman yang hadir di PIFAF 2017, Polewali, Polman, Sulbar. (Foto: Frendi Christian)

TRANSTIPO.com, Polewali – Malam ketiga PIFAF tetap meriah dengan sejumlah pertunjukan tari-tarian dan seni kreasi budaya yang ditampilkan sejumlah peserta dari Sulbar maupun dari luar negeri.

Terpantau Kamis malam, 3 Agustus 2017, ribuan penonton memadati panggung utama PIFAF di Area Sport Center, Madatte. Mereka meyaksikan pergelaran yang bernuansa budaya tersebut.

Di malam ketiga ini, sejumlah penampil datang dari pelbagai sanggar seni serta komunitas budaya dalam negeri. Seperti, Sanggar Nusantara dari Yogyakarta yang menampilkan sebayak 29 orkesta dari sejumlah mahasiswa dari kota Gudeg itu. Ada juga Sanggar Manarang dari Mamuju Utara yang menampilkan tari Siola-Siola yang bermakna mengagungkan kebersamaan.

Salah satu yang memukau penonton ketika tampil peserta AIESEC dari Korea Selatan (Korsel). Mereka tampil dengan tarian dan musik, lengkap dengan kostum beragam khas negara asalnya.

Penampilan mahasiswa Korsel ini disambut tepuh riuh penonton yang hadir di malam itu. Menurut salah seorang penonton, Ninda, penampilan dari Korea begitu unik dan menarik. Sangat menghibur.

“Penampilanya sangat unik dan menarik, juga sedikit lucu. Mereka terampil dalam memainkan alat musiknya. Sangat menghibur,” aku Ninda.

FRENDI CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR