Gubernur Sulbar Carlo B Tewu (kanan) sedang menyalami para Passayang (seni tradisional dari Polman) saat tampil menghibur dalam acara Kebudayaan Mandar, Sulawesi Barat, di Hotel Maleo, Mamuju, Ahad, 5 Februari 2017. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Menyongsong Pemilukada 2017 yang akan berlangsung 15 Februari 2017, Pemprov Sulbar menggelar Silaturrahim dan Penguatan Sipamandaq dengan tema Bersama Kita Sukseskan Pilkada Provinsi Sulawesi Barat tahun 2017 di Ballroom Hotel Maleo, Ahad, 5 Februari 2017.

“Jangan pernah melupakan sejarah, karena sejarah adalah cermin pembelajaran untuk masa sekarang dan yang akan datang. Salah satu bukti yang dapat dijadikan acuan solidaritas, pengikat tali persaudaraan adalah ikrar Perjanjian Tammajarra atau yang dikenal dengan Ikrar Sipamandaq yang pernah dimufakatkan di tanah Mandar,” kata Carlo B Tewu.

Carlo juga mengemukakan, pemufakatan Sipamandaq, kala itu diikuti dua federasi kerajaan tertinggi di tanah Mandar yang masing- masing menaungi tujuh adat dan kerajaan.

Kedua adat tersebut dikenal dengan Pitu Ulunna Salu dan Pitu Babana Binanga. Federasi atau Lembang Adat di Pitu Ulunna Salu (di pegunungan) terdiri dari: Tabulahan, Rantebulahan, Mambi, Aralle, Bambang, Matangnga, Tabang. Dulu, dalam kemufakatan Sipamandaq itu diwakili oleh nenek Londong Dehata.

Sedangkan Pitu Babana Binanga (tujuh Kerajaan di daerah pesisir pantai) yang terdiri dari: Balanipa, Sendana, Banggae, Pamboang Mamuju, Tappalang, dan Binuang. Kala itu diwakili oleh Tomepayung yang melakukan pemufakatan dan melahirkan sebuah perjanjian: Sipamandaq—saling menguatkan, saling memperkokoh.

Carlo pada kesempatan tersebut meminta KPU, Bawaslu, aparat kepolisian dan TNI beserta jajarannya agar bersungguh-sungguh mengawal kualitas pelaksanaan Pilkada.

“Diperlukan pelaksanaan dan pengawasaan yang efektif oleh setiap unsur terkait agar setiap tahapan pelaksanaan Pilgub pada 15 Februari 2017 mendatang dapat berjalan dengan lancar,” tandas Carlo B Tewu.

Carlo menghimbau, kepada semua masyarakat dapat mensosialisasikan dan mendorong masyarakat ikut lebih aktif menggunakan hak suaranya dalam pesta demokrasi nanti.

“Pengalaman yang terjadi saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sebanyak dua kali, stabilitas keamanan selalu dapat terjaga dengan baik. Pada pemilihan ketiga nanti tingkat kemanan dan ketertiban dapat jauh lebih kondusif,” kata Carlo.

Dengan demikian, lanjut Carlo apa yang menjadi tujuan penandatangan komitmen bersama dalam semangat Sipamandaq guna mewujudkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar 2017 yang jujur, aman, adil dan bermartabat dapat tercapai.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Deklarasi Damai Menyongsong Pilgub 2017 yang diawali oleh Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu dan diikuti tamu/undangan lainnya.

HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR