Peserta karnaval budaya dalam ajang PIFAF dari Korea Selatan hadir di Polewali Mandar. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polman – Malam kempat PIFAF merupakan malam perpisahan antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dengan tamu kebudayaan dari lima negara di dunia. Acara permisshan ini berlangsung di Stadion HS Mengga, Minggu malam, 4 September 2016.

Acara ini diliput langsung wartawan transtipo.com. Sebelumnya, peserta PIFAF dari lima negara menampilkan tarian khas mereka secara bersamaan. Setelah itu, Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar menyerahkan cinderamata berupa perahu Sandeq dan foto kegiatan selama mereka di Polewali Mandar kepada wakil masing-masing negara.

Dalam sambutannya, Andi Ibrahim Masdar menyampaikan terima kasih kepada tamu negara dan Presiden SIOF Indonesia yang telah hadir di kota Polewali Mandar. “Setahun lalu telah ada perjanjian dengan Presiden SIOF Indonesia bahwa PIFAF akan dihadiri oleh 5 negara di dunia,” kata AIM—sapaan Andi Ibrahim.

“Saya berharap persahabatan ini bisa kita rajut terus, dan jika sejak awal pelaksanaan PIFAF ini terdapat kekurangan maka mohon maaf dan dimaklumi karena begitulah manusia dalam bekerja,” kata bupati AIM.

Di depan para tamu lima negara dan warga Polewali Mandar itu, AIM berjanji bahwa bahwa ke depan pelaksanaan PIFAF akan lebih bagus lagi. “Malam ini bukan malam terakhir untuk masyarakat Polewali Mandar bersama tamu kita. Masih ada satu malam lagi bersama kita, yakni Senin malam,” kata Andi Ibrahim.

“Saya berpesan kepada tamu negara, jika ada kekurangan selama berada di Polewali Mandar silahkan ditinggalkan di Polewali Mandar, dan jika ada hal baiknya maka silahkan bawa pulang. Dan, tolong sampaikan kepada keluarga bahwa masyarakat Polewali Mandar dan Sulawesi Barat menitip salam,” pinta Andi Ibrahim Masdar di tengah-tengah para tamu negara malam tadi.

Di penghujung sambutannya, AIM berpantun, “Moa lesse’o malai anna maillung allo, da’a pettule’ salili’u tu’u (Kalau kamu pulang kemudian terbenang matahari, maka jangan bertanya rinduku itu).”

ZULKIFLI/ANDI ARWIN/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR