Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sedang ceramah di sebuah Gereja di Mamuju kota, Jumat, 3 November 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia, tidak memandang ras, suku, dan agama. Itu diungkapkan oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) ke-V Persatuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) 2017 Pengurus Pusat periode 2013-2018 di Gereja Toraja Mamasa, Mamuju, Jumat, 3 November 2017.

“Pancasila sudah sangat jelas maknanya. Kita berbangsa Indonesia harus bersatu. Ini adalah harga mati buat kita semua,” tegas Ali Baal.

Pada kesempatan tersebut, Ali Baal menyampaikan apresiasinya karena telah memberikan kepercayaan kepada jemaat di Sulawesi Barat untuk melaksanakan raker ke-V yang diharapkan dapat ikut membangun kesejahteraan di Sulbar.

“Semoga raker ini mampu menciptakan suasana kondusif dan dapat menciptakan generasi penerus masa depan Gereja, juga mampu meneruskan cita-cita bangsa dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di daerah ini,” kata Gubernur Ali Baal.

Lebih lanjut, ayah dua anak tersebut juga menghimbau kepada para peserta raker untuk terus menunjukkan sikap tanggap dan cerdas dalam mengambil peran aktif di Gereja dan masyarakat dengan tantangan yang ada saat ini dan ke depan.

“Kita harus mampu menjalankan tugas secara lebih persuasif, menghindari kekerasan dan menghargai dedikasi dan prestasi sesama. Tetap tegas dan berwibawa serta berkeadilan dan merata,” tandasnya.

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Gereja Toraja Mamasa, Pdt. Veri Hendra menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulbar atas kehadirannya pada rapat kerja yang diadakan selama tiga hari tersebut.

Dari lima kongres yang telah berlangsung, ini adalah kongres pertama yang dihadiri oleh pejabat setingkat gubernur. Untuk itu, diharapkan banyak solusi dan masukan-masukan yang membangun agar raker ini berjalan dengan aman dan harmonis.

Veri Hendra berharap, raker tersebut menghasilkan kebijakan-kebijakan strategis yang akan ditindaklanjuti pada kongres ke-14 di Makale tahun depan.

Mantan Anggota DPRD Sulbar, Charles Wiseman juga menambahkan, selain solusi dari gubernur, rapat kerja tersebut dapat menghasilkan resolusi baru yaitu kejujuran dan prestasi.

“Anak muda dikenal karena prestasinya,” sebut Charles.

Hadir pada rapat kerja tersebut, Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari, Anggota DPRD Kabupaten Febrianto Wijaya, Badan Pekerja Klasis BPK Gereja Toraja, Badan Pekerja Sinode Sulselbar, para Pendeta dan tokoh masyarakat di Mamuju.

FADILAH Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR