Anwar Adnan Saleh (kanan) bersama Aladin S. Mengga (kiri) di Mamuju, beberapa waktu lalu. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Polman – Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menghadiri Haul Pondok Pesantren Al Wasilah di Lemo, Binuang, Polman pada Jumat, 11 November 2016.

Kesempatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sulbar Ny. Hj. Enny Anggraeni Anwar, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, dan sejumlah pimpinan SKPD Pemprov Sulbar. Hadir pula Ketua DPW PAN Sulbar Raditya Ardimas Anwar dan tokoh masyarakat Polman.

Di sela acara Haul Pesantren Al Wasilah di Desa Lemo ini, sekalian dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam, 1438 Hijriyah.

Kepala Pondok Pesantren Al Wasilah Suardi Cammana mengatakan, kebanggaan terhadap Pemprov Sulbar selama kurun waktu 10 tahun ini. Anwar Adnan Saleh yang memimpin provinsi ini sebagai gubernur yang pertama hasil pilihan rakyat, telah hampir dilaluinya selama 10 tahun. Torehan pembangunan pak Anwar terbukti telah dinikmati oleh masyarakat Sulbar. Terkhusus perhatian beliau kepada Pondok Pesantren Al Wasilah, dan kunjungan kali ini merupakan kedatangan pak Gubernur yang ketiga kalinya.

“Saya mengimbau kepada anak-anak santri Pesantren Al Wasilah, mari kita doakan para pemimpin kita, karena doa santri adalah doa yang diijabah dan didengar oleh Allah SWT,” kata pendiri pondok ini.

Suardi Cammana adalah pemuda Desa Lemo, Binuang, yang terbilang sukses. Ia mampu meraih gelar doktoral dengan dedikasinya sendiri. Pemilik kebun durian di beberapa tempat di Binuang, Polman, ini baru berumur 40 tahun.

Suardi—sapaannya—membangun pondok di Lemo belasan tahun silam secara mandiri. Mulai dari pondasi bangunan hingga bangunan fisik pondok ia bangun secara perlahan. Satu kelas, dua kelas, dan tiga kelas hingga seterusnya dibangun pelan-pelan.

Kini, Pondok Pesantren Al Wasilah di Polman telah mampu menjadi sebuah pondok pengajaran ilmu agama Islam dan umum secara meluas. Perjuangan Suardi Cammana membangun pondok di kampungnya itu telah membuahkan hasil.

“Tapi kami tak akan berhenti sampai di sini. Berkat peran pak Anwar memerhatikan kami, maka ke depan lembaga pendidikan agama ini akan terus menggeliat, Insya Allah,” kunci Suardi Cammana.

DIAN, Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR