150 Petani Sawit di Mateng Tuntut Pembayaran Gaji ke PT WKSM

976
ADI, Ketua Kelompok Tani Kebun Sawit di Mateng. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Kelompok tani perkebunan sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menuntut gaji mereka dibayarkan oleh PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM).

Ratusan petani perkebunan sawit di Mateng ini menuntut agar perusahaan mitranya itu memenuhi kewajibannya kepada petani.

Juru bicara petani yang juga ketua kelompol tani perkebunan, Adi yang menyampaikan tuntutan rekan-rekannya dalam sebuah jumpa pers di Mateng, Senin, 25 Meret 2024.

Menurut Adi, selama ini pihak perusahaan PT WKSM tak pernah serius menanggapi tuntutan petani sawit. Permohonan pembayaran gaji sudah seringkali disampaikan ke pihak perusaan.

“Saya ketua kelompok tani Sipatuo mewakili kelompok tani lainnya mitra PT. WKSM, agar suara ini nyampe dan jadi perhatian pihak perusahaan sebagai mitra,” kata Adi.

Adi mengaku bersama ratusan petani dari 6 kelompok tani lainnya bingung, karena itu, “Kami menyampaikan keluhan ini melalui kawan-kawan media.”

Menurut Adi, permintaan pembayaran sudah sering kami sampaikan ke pihak perusahaan, namun perusahaan malah mengarahkan ke koperasi, tapi koperasi balik mengarahkan persoalan ini ke pihak perusahaan.

Adi kesal, ini terus berulang-ulang, “Sehingga hari ini saya berinisiatif untuk menyampaikan permintaan ini melalui teman-teman media.”

Yang jelas, aku Adi, kami sekitar 150 orang petani Sawit menuntut PT. WKSM sebagai mitra agar pembayaran hasil buah sawit kami yang dua bulan segara dibayarkan.

Bukan hanya itu, menurutnya, pihak WKSM membayarkan gaji atau upah terhadap 40 orang karyawan SPK di WKSM.

Karyawan SPK yang Adi maksud adalah karyawan permanen perusahaan sawit yang tidak tetap atau kontrak di WKSM.

Menurut Adi dari total keseluruhan pembayaran gaji yang harus perusahaan bayar ada sekitar 100 juta lebih.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini